Testing dan Implementasi Pertemuan 7 dan 8

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Testing dan Implementasi Pertemuan 7 dan 8

Post  Genn on Sat Jul 17, 2010 9:45 pm

1. Apakah fungsi utama dari ‘test plan’ ?

2. Faktor2 apasaja yang mempengaruhi jumlah “test plan” yang dibuat ?

3. Jelaskan secara singkat format suatu perencanaan pengujian (test plan) !

Jawab:
1. Dalam melakukan test plan, diperlukanlah ruang lingkup jadwal dan parameter perencanaan jadwal. Test plan ini memungkinkan kita untuk mengumpulkan pemikiran, ide, dan ingatan yang ada untuk direalisasikan dalam suatu proses pengujian. Test Plan juga bermanfaat untuk mengkomunikasikan perencanaan pengujian yg akan dilakukan kepada anggota kelompok pengujian, kelompok pengembangan, dan pihak manajemen.
Maka dengan adanya test plan, maka kita sebagai user dapat mengkomunikasikan perencanaan pengujian yang akan dilakukan kepada anggota kelompok pengujian, kelompok pengembangan, dan pihak management. Test plan juga memungkinkan kita untuk mengumpulkan pemikiran, ide dan ingatan yang ada untuk direalisasikan dalam suatu proses pengujian.
Dengan adanya test plan, maka keuntungan yang didapat adalah sebagai berikut:
Manfaat / Keuntungan :
• Kita dapat mendemonstrasikan semua fungsi yang dijanjikan.
• Sebuah tindakan yang menyebabkan masalah selalu diketahui – kita mengetahui dengan tepat siapa yang mengetik ketika masalah terjadi.
• User tidak merasa takut tentang semuanya

2. Faktor-faktor yang mempengaruhi jumlah test plan yang dibuat:
• Different Time Periods: Jika perencanaan pengujian, pengembangan pengujian, dan konfigurasi lingkungan/sarana pengujian, serta pelaksanaan pengujian dimulai dan diakhiri pada waktu yang berbeda.
• Different Methodologies: Apabila dalam suatu proses pengujian dilakukan dengan metode yang berbeda-beda. Maka harus dibuat test plan untuk masing2 metode.
• Different Objectives: Bila pengujian dilakukan untuk beberapa tujuan akhir yang berbeda.
• Different Audiences: Apabila hasil laporan pengujian harus diberikan kepada beberapa pihak yang memiliki latar belakang yang berbeda, maka test plan harus dibuat sesuai dengan informasi yang diperlukan oleh masing2 pihak tersebut.
• Ruang lingkup yang tidak sesuai
• Budget yang tidak mencukupi
• Kekurangan team dalam melakukan test plan

3. Format suatu perencanaan pengujian:
Dalam melakukan test plan perlu memperhatikan:
– Scope (Ruang Lingkup)
Dalam melakukan test plan kita harus terlebih dahulu melihat ruang lingkup yang ada
– Schedule (Jadwal)
Dalam melakukan test plan, kita harus memperhatikan jadwa agar schedule yang ada dapat sesuai dengan waktu yang diinginkan.
– Budget Parameter (Parameter perencanaan anggaran)
Dalam melakukan test plan, hal yang penting adalah budget. Apabila budget tidak cukup, maka tidak memungkinkan melakukan test plan.
Drngan adanya test plan, maka memungkinkan kita untuk mengumpulkan pemikiran, ide, dan ingatan yang ada untuk direalisasikan dalam suatu proses pengujian.
Secara umum test plan terbagi menjadi 2 document:
- Test Plan (Rencana Pengujian)
Bersifat strategis yang menjelaskan seluruh rencana yang akan dilakukan untuk menemukan ‘bug’ sebanyak mungkin.
-Test Suites (Rangkaian Pengujian)
Lebih bersifat siasat (taktis) yang menjelaskan langkah2 yang lebih jelas yang akan dilaksanakan dalam pengujian.
avatar
Genn
Junior Member
Junior Member

Dragon
Jumlah posting : 37
Join date : 17.07.10
Age : 28
Lokasi : Jak-City

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas


 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik